Pelajaran dari Jalanan

Antara Kopiah dan Buff
Mengambil Hikmah di Tiap Perjalanan
Judul               : Antara Kopiah dan Buff
Penulis            : Arya Noor Amarsyah
Penerbit          : Iluvia Publishing
Terbit              : Juni, 2018
Tebal              : 148 halaman

Kebanyakan orang berasumsi bahwa kehidupan di jalanan adalah hal yang patut dihindari. Pasalnya, tidak sedikit kabar buruk tentang kehidupan di jalanan, yang cukup dapat menciutkan nyali, seperti premanisme, pencurian, dan berbagai aksi kriminal lainnya.

Namun, kehidupan jalanan tidak hanya keras dan mengerikan, tetapi juga menyimpan banyak pelajaran hidup jika kita mencermatinya dari kacamata yang berbeda. Arya Noor Amarsyah, anggota FLP Jakarta sekaligus penulis buku Antara Kopiah dan Buff ini, menangkap hikmah dalam perenungannya selama menjadi biker. Dalam kesehariannya melintasi jalanan dengan sepeda motornya, Arya merenungi setiap kejadian dan pengalaman yang dialaminya hingga menjadi sebuah hikmah atau pelajaran.

Kisah-kisah yang dituliskannya dapat membawa kita melintasi jalanan ibukota dengan segala dinamikanya. Ada kisah tentang seorang penambal ban yang juga tidak hanya berprofesi sebagai seorang guru, tetapi juga memiliki 10 gerobak nasi goreng. Kisah ini dapat membuat kita berpikir bagaimana seorang penambal ban bisa membuat dirinya memiliki nilai lebih. Selain itu, kita juga diajak untuk mengoreksi diri sendiri, apakah selama ini kita termasuk orang yang disiplin dan bijak dalam mengelola keuangan.

Lain halnya lagi dengan kisahnya Pak Sanim, seorang juru parkir di sebuah masjid yang pernah dikunjungi penulis. Pak Sanim sangat bersyukur dengan profesinya karena selain keberadaannya bisa mendatangkan manfaat bagi para pengunjung masjid, ia juga dapat mendengarkan ceramah dari setiap kajian yang diadakan di masjid. Kisah pak Sanim mengingatkan kita untuk mensyukuri apa pun keadaan dan pekerjaan kita. Selain itu, kita juga bisa menyadari bahwa ilmu agama itu sangat penting dan perlunya kita berupaya untuk mempelajarinya di setiap kesempatan.

Semi buku harian ini membuat pembaca menyadari bahwa kehidupan di jalanan tidak selamanya suram. Penulis begitu jeli merekam peristiwa-peristiwa yang ada dalam pengamatannya. Penulis buku ini berusaha untuk mengaitkan setiap kejadian di jalanan dengan nilai-nilai dalam kehidupan, seperti: saling menjaga kepercayaan, menolong orang yang kesusahan di jalan, dan sabar menghadapi segala kerumitan yang terjadi. Pembaca juga diajak untuk melihat bahwa masih ada orang-orang baik di jalanan serta menyadari akan perlunya saling membantu dan percaya di antara sesama pengguna jalan.

Buku ini dilengkapi dengan alamat masjid-masjid yang ada di Jakarta sehingga memudahkan pembaca dalam mencari masjid. Selain itu, pembaca juga bisa mendapatkan informasi tentang pengajian yang diselenggarakan di masjid-masjid tersebut.

Semoga dengan membaca buku ini, pembaca menghargai segala dinamika kehidupan yang ada di jalanan, tanpa kehilangan kewaspadaan akan kondisi sekitar. Pembaca juga bisa mengikuti jejak penulis dengan mencoba mengambil hikmah dari setiap perjalanan yang dilakukan.

Oleh: Nia Hanie Zen
editor: Aulia Nurdini


Pelajaran dari Jalanan Pelajaran dari Jalanan Reviewed by FLP cabang Jakarta on 12:18 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.