Hadits Gua



Oleh : Ahmad Zia Robbany
Ada sebuah  hadits masyhur yang dihafal oleh kebanyakan orang, yaitu “hadits gua”. Hadits tersebut menceritakan tentang tiga orang yang masuk kedalam sebuah gua, lalu terkurung dan terjebak didalamnya karena pintunya tersumbat reruntuhan batu di depan gua. Mereka merasa yakin bahwa mereka tidak akan selamat dari petaka ini, kecuali masing-masing menyebutkan perbuatan ketaqwaan mereka yang pernah dilakukan, lalu berdoa kepada Allah SWT dengan itu agar mereka diselamatkan dari keadaan yang sedang mereka alami.

Salah seorang dari mereka menceritakan sebuah kejadian sangat sulit yang pernah dialaminya. Ia berkata : “Dulu aku punya seorang sepupu perempuan yang sangat cantik. Aku sangat mencintainya, sebagaimana cinta laki-laki kepada seorang wanita. Aku pun merayunya, namun ia menolak. Pada suatu hari, ia terdesak kebutuhan dan meminta bantuan harta dariku. Dan aku menolak memberinya bantuan, kecuali jika ia mengizinkan aku menggaulinya..”

Karena ini adalah kesempatan untuk mendapatkan apa yang sulit ia terima dari wanita tersebut yang tak ayal adalah sepupunya, maka ia pun menawarkan hartanya dengan meminta imbalan jasa. Artinya, ia bersedia memberikan harta dengan syarat wanita tersebut harus menyerahkan dirinya. Wanita itu tetap menolak. 

Namun, pada akhirnya sang wanita menyetujui syarat tersebut karena sangat terdesak dan sangat membutuhkan harta. DI tengah gejolak nafsu yang menggayuti fikiran dan akan menggauli wanita tersebut, tiba-tiba wanita tersebut berkata “Bertakwalah kepada Allah!!!”. Kalimat ini datang laksana petir yang menyambar pendengarannya. Ia tersentak, tersadar dan memberikan harta kepada wanita tersebut dan meninggalkannya tanpa imbalan jasa apapun. Dengan penuh isak tangis dan air mata penyesalan, ia bertaubat kepada Allah. 

Ketika kisah ini ia ceritakan, batu besar yang mengganjal dan menyumbat pintu gua itu terbuka.

Ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil dari hadits tersebut. Salah satunya adalah bagaimana kokohnya keimanan yang dimiliki wanita tersebut dan bisa menyadarkan sepupunya sendiri yang telah berminat dan berhasrat kepadanya di detik-detik yang genting karena menyangkut kehormatannya. 

Dengan lantang ia meneriakkan kalimat “Bertaqwalah kepada Allah!!!”.Adapun sang lelaki karena mendengar kalimat yang menyeru nahi munkar, seketika meninggalkan wanita dan bertaubat kepada  Allah Azza Wa Jalla. Andai tidak ingat Allah, maka perbuatan keji dan menyayat hati niscaya terjadi. 

Sudahkah kita menyebarkan proyek kebajikan baik berbentuk seruan baik dalam keadaan lapang maupun sempit untuk mengingat Sang Pemilik Seruan atau senantiasa tersentuh tatkala ada yang menasehati kita?

Mari bersama kita jadikan hidup kita untuk Allah. Sesungguhnya hidup mati kita hanya milik Allah Azza Wa Jalla. 

image souurce : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Resava_cave.jpg
Hadits Gua Hadits Gua Reviewed by Ahmad Lamuna on 02.12 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.