Gelar Bukber, FLP Jakarta Ajak Anak-Anak Kampung Pemulung Membaca

Flp-jakarta.org — Ahad (4/6) siang, pengurus Forum Lingkar Pena (FLP) cabang DKI Jakarta menggelar acara bertajuk “Bukber Plus-Plus” di Pancoran, Jakarta Selatan. Buka puasa bersama (bukber) memang sudah menjadi agenda rutin tiap bulan Ramadhan. Kali ini, bukber FLP Jakarta bersinergi dengan komunitas yang membina anak-anak warga kampung pemulung di bilangan Pancoran, Madani Community (Madcom). Bedanya, tahun ini FLP Jakarta menghadirkan bentuk kegiatan yang berbeda. Kegiatan yang dimaksud diadaptasi dari program membaca (reading programme) yang pernah digulirkan oleh United States Agency for International Development (USAID) melalui Decentralized Basic Education (DBE) 2. Tujuan program tersebut adalah menamankan kegemaran membaca pada anak-anak.  
FLP Jakarta Ajak Anak-Anak Kampung Pemulung Membaca
 FLP Jakarta Ajak Anak-Anak Kampung Pemulung Membaca

Sesuai jadwal yang ditentukan, acara dibuka tepat pukul 13.00 dengan dipandu oleh salah seorang pengurus FLP Jakarta, Gugun G.B.S. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran. Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia Bukber Ahmad Robbani, Perwakilan Pengurus Madcom Hamdi Ibrahim, dan Ketua Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Jakarta Selatan Edi Santoso. 

Usai sambutan, Ketua FLP Jakarta, Nur Afilin, memandu acara inti. Diawali dengan nonton bareng (nobar) film inspiratif tentang pentingnya membaca, adik-adik peserta yang berjumlah sekitar 30 anak begitu antusias menyaksikan film yang ditayangkan. Cuaca yang pada awalnya panas, tiba-tiba turun hujan yang cukup deras. Suasana nobar menjadi lebih sejuk. Selesai nobar, adik-adik disuguhi sebuah lagu yang asyik iramanya serta dalam maknanya. Lagu dengan tema membaca ini menjadi sangat akrab di telinga adik-adik yang sekaligus mencoba meresapi makna dari lirik lagu tersebut, yang isinya ajakan membaca sebagai bekal ilmu untuk masa depan.
Nobar FLP
Nobar FLP

Rangkaian acara berikutnya ialah membaca hening berkelanjutan. Pada sesi ini, semua peserta, panitia, dan pendamping diwajibkan memilih satu buku atau lebih untuk dibaca selama 20 menit pada waktu yang diberikan secara bersama-sama. Dalam waktu tersebut, tidak ada yang diperkenankan mengobrol, apalagi sibuk dengan ponsel. Kegiatan membaca pun dimulai.

Setelah sesi membaca hening berkelanjutan, Afilin mulai mengajukan pertanyaan kepada adik-adik tentang berapa buku yang sudah mereka baca, buku apa saja yang dibaca, dan bagaimana perasaan mereka selesai membaca. Adik-adik Madcom cukup interaktif dalam memberikan jawaban dan mengekspresikan kesenangan mereka dalam membaca buku-buku yang memang telah disiapkan oleh panitia sebelumnya. 

Menjelang waktu salat, acara dihentikan untuk menunaikan salat asar bersama. Setelah salat, acara dilanjutkan dengan kegiatan yang semakin seru, yaitu berburu harta karun. Pada sesi ini, harus mencari buku yang di dalamnya tertulis kata-kata sebagaimana kata-kata yang ada di dalam amplop. Sebelumnya, panitia menyiapkan amplop berisi potongan kertas bertuliskan kata-kata dan membagikannya kepada tiap kelompok. 

Berlanjut ke sesi berikutnya, peserta diajak untuk membuat piramida cerita. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mengingat alur cerita dengan menuliskan kembali menggunakan kalimat sendiri dalam sebuah kertas yang dibentuk menjadi piramida. Dalam waktu singkat, seluruh peserta berusaha membuat piramida cerita berdasarkan buku yang mereka baca masing-masing.

Waktu pun menunjukkan pukul 17:00, saatnya menyudahi sesi program membaca. Kemudian, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Koordinator Divisi Rohis sekaligus Ketua Panitia Acara, Ahmad Robani. Lelaki yang akrab disapa Zia ini bercerita tentang salah satu sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Sa'ad bin Abi Waqash. Adik-adik yang baru mendengar nama itu bertanya-tanya: Siapakah Sa'ad bin Abi Waqash? Zia pun melanjutkan cerita demi menjawab rasa penasaran adik-adik sekaligus menghubungkan dengan tema Ramadhan.

Jelang waktu berbuka puasa, kudapan takjil pun dibagikan. Saat waktu berbuka tiba, kami mulai menikmati sajian pembuka itu. Salat maghrib kemudian dilaksanakan berjamaah di musala sekitar, dan dilanjutkan dengan makan bersama di sekretariat Madcom. Akhirnya, seluruh rangkaian acara resmi ditutup pada 19.00 dengan doa oleh Dewan Penasihat FLP Jakarta, Ahmad Lamuna. Tidak lupa kami juga mengabadikan momen “Bukber Plus-Plus” ini dengan foto bersama dan berswafoto ria. 
Momen “Bukber Plus-Plus”
Momen “Bukber Plus-Plus”

Terima kasih kepada kakak-kakak di Madani Community yang telah membantu hingga terselenggaranya acara ini. Buat adik-adik, selamat membaca, selamat menjelajahi dunia. Sampai jumpa di acara FLP Jakarta berikutnya.

Reporter: Rukhaniyah (Anggota Divisi Karya FLP Jakarta 2017-2019)

Gelar Bukber, FLP Jakarta Ajak Anak-Anak Kampung Pemulung Membaca Gelar Bukber, FLP Jakarta Ajak Anak-Anak Kampung Pemulung Membaca Reviewed by FLP cabang Jakarta on 00.07 Rating: 5

4 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.