Para Pemenang Dalam Lomba Cipta Cinta 2016


JALAN PULANG
oleh Khairyl Achmad
(Pemenang Utama)

Ha ana dza..
Hubbya muqtashor
Ila maladzatiddunya...
Rengkuh Mu terabai...
Berai
Aku buta, aku tuli,
tersumpal.
Kaf Sin Mim...
Bilur ceritaku membekas
Kekasih...
Terjal mu tak sanggup kuraih
Ha ana dza
Sa'altu an kaifiyati suluk
Wa ana waqifun fie suu'
Aku ingin pulang Kekasih
dalam dekap Mu
Meski harus membentur debu
Aku rindu suci nya.
Wa layalu muthowalah
ila tulu'il fajr.
Hatta mahabatuka
Tujadu fi tsulutsiha..
Merasuk pasti dalam hati.
 Condet, 15 February 2016

 ___________________________________________________________________________________

DALAM SETIAP NAMAMU
oleh Wiekerna Malibra
(Pemenang Kedua)


Kau, Yang bernaung di alam firdausi
kepakankepakan sayu yang meruntuh hati
seperti baitbait ampuh dari bibirmu
seperti cermin bening pada matamu
juga rajah berkah di telapak tanganmu

Tak perlu langit membungkam kenangan hujan
suarasuara menggema, pun gemerisik daundaun
karena tubuhmu adalah taman rindang
dengan dahandahan terlentang
menaungi kelopakkelopak lekang

Maka, kaulah Raja Pujangga
yang tercatat pada aksara langit, masa demi masa
yang menulis banyak sajak dalam relief bumi
yang mengukir prasasti bagi sastra setiap Negri
secara bersahaja, menyapa lariklarik hidup yang pengap
serta menyemai setiap harap yang kerap datang mengendap

Dalam setiap namamu, Ya Rasulullah,
Kau pernah bercakap dalam senyap tanpa tatap
dengan bahasa langit yang hanya engkau yang tahu
dan meniti stiap selasar waktu yang tersisa
lalu menyesap setiap serpihan senyap tanpa ratap
bersama desir rindu damai menoreh kalbu

Dalam setiap namamu, Ya Al-Amin,
“Kau tersenyum lepas, ketika semua tersenyum gagap.”
dan dengan bahasa langit yang kau punya
menafikan batas yang luas membentang warna
dengan liukan selembut air namun melayang seringan asap
dimana jarak membingkai lalu menjadikannya nyata
: ataukah aku hanya semu membayangkanku menjejak di surga bersamamu?

Jati Warna, 23 Februari 2016

___________________________________________________________________________________

PENDOSA
oleh Aisyah S.
(Pemenang Ketiga)

Hari ini aku kembali menorehkan noktah hitam dalam catatan hidupku
beribu dosa aku torehkan
jika zinanya kedua mata adalah melihat
aku sudah melakukan
aku melihat banyak aurat
Aku menatap yang bukan menjadi hak
Aku memandangi banyak pertikaian tanpa mampu melerai hingga terjadi permusuhan yang menuai perpecahan dan aku hanya bisa diam tanpa bisa memberikan peranan
Jika zinanya kedua telinga adalah mendengarkan
Aku sudah sering melakukan
Banyak senandung yang tak pantas didengar
hingga telinga terlena dengan irama yang membuaikan angan -angan
bahkan tak jarang terhanyut untuk mendendangkan
Tak luput pula banyak aib orang yang aku dengar
Obrolan sia -sia tidak aku tinggalkan
Sangat sedikit aku mendengarkan tentang ukhrowi dibanding duniawi
Jarang aku mendengarkan yang berbau religi
lebih tertarik dengan hal - hal yang menyuguhkan fantasi
jika zinanya lisan adalah membicarakan
Aku pun sudah ahli dalam melakukan
Kata - kata yang menyakitkan sering aku ucapkan
sindiran tajam menghujam tanpa ada pikir panjang
Bicara tanpa berpikir berkali - kali sering aku lontarkan
Menyalahkan, mengeluh sering aku katakan
kadang nafsu ku mendahului hati hingga aku sadari
bahwa banyak orang yang tersakiti
karna perkataanku yang berduri
Kadang pergunjingan menjadi bahan obrolan
hingga aku terkesan pintar membawa suasana dalam pergaulan
jika zinanya tangan adalah menyentuh
Itu sudah biasa sehari - hari
Aku sering berniaga tidak sesuai syariat
banyak mengumpat hanya sekedar untuk mendapatkan untung yang berlipat
tangan ku sudah lihai untuk mencuri hak orang lain yang tidak aku sedekahi
Jika zinanya kaki adalah melangkah
Mungkin aku orang yang pintar melakukannya
banyak langkah yang tak ku niatkan untuk kebaikan
hanya untuk mengejar cita - cita dunia belaka
Ya Rabb, aku ini pendosa
Sudah banyak zina yang telah aku lakukan
yang mungkin tiap detik dosa ku bertambah
sedangkan usia ku terus berjalan
Ya Rabb, aku ini pendosa
jika hari ini aku harus tutup usia
aku minta ampun pada - Mu
atas segala dosa yang telah aku lakukan
mungkin aku sudah banyak memohon ampun
tapi sering pula mengulangi kesalahan yang sama
Maafkan aku Ya Rabb
jangan Kau palingkan pandangan-Mu
karna aku yang sering kali berdusta
Aku ini pendosa yang tetap mengharapkan cinta dari-Mu
Aku ini pendosa yang tetap berharap dapat bertemu dengan-Mu
Bila pertemuan itu tiba, pandanglah aku Ya Rabb
Aku ini pendosa yang sangat takut Kau acuhkan
dikala nanti kita berhadapan
Jakarta, 12 Maret 2016

***********************************************************************************

Assalamu'alaikum,
Dari 16 peserta yang berpartisipasi dalam Lomba Cipta Cinta; Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, Epri Tsaqib (Penyair & Penulis) sebagai juri menetapkan 3 orang pemenang tersebut di atas.

Alhamdulillah, selamat kepada para pemenang!

Semoga karya kalian memotivasi kalian untuk terus menulis dan berdakwah dalam karya.. Aamiin..

Wassalamu'alaikum,
Divisi Karya.

















Para Pemenang Dalam Lomba Cipta Cinta 2016 Para Pemenang Dalam Lomba Cipta Cinta 2016 Reviewed by Divisi Karya FLP Jakarta on 6:32 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.