Kendaraan Menuju Jannah

Flp-Jakarta.com – Madrasah Duhaqu mengadakan kajian ilmiyah yang diadakan pada pekan ke-4 setiap bulannya di Aula AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (23/04/2016).

Acara kali ini bertema "Dua kendaraan untuk ke surga." Tema tersebut diambil dari perkataan khalifah Umar Ibnu Khattab yang berbunyi : "Jika sabar dan syukur adalah dua kendaraan, maka aku tidak peduli harus mengendarai yang mana."

Direktur Islamic Centre Al-Islam, ustadz Farid Achmad Okbah, MA, selaku pemberi materi mengatakan, Allah Subhanallahu Ta'ala melebihkan manusia dengan akal. Barangsiapa yang bisa menggunakan akal untuk mengalahkan hawa nafsunya (sabar), maka dia bisa lebih baik dari malaikat.

Beliau menambahkan bahwa orang yang bahagia adalah orang pandai bersyukur. Pada hakekatnya semua orang ingin bahagia, tetapi tidak semua orang bisa merasakan kebahagiaan itu. Maka jadikan rasa syukur sebagai kendaraan menuju Jannah.

Berikut ini adalah materi lengkap yang disampaikan oleh Ketua Majelis Syuro Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) DKI Jakarta.

Bila manusia berfikir benar, maka dia akan menuju kearah yang benar, begitu pula sebaliknya. Ada 8 poin cara berfikir manusia (4 point terkait akherat & 4 point terkait urusan dunia) :

1). Orientasi berfikir tentang Jannah.
Manusia itu sebenarnya adalah penghuni Jannah, tetapi larangan Allah Ta'ala pertama kali dilanggar oleh Nabi Adam AS hingga di usir dari Rahmat-Nya. (Terdapat dalam surat Thaha ayat 103)

Maka, jadikan syetan sebagai musuh kita !

“Apabila kalian melewati taman-taman surga maka singgahlah.” Para sahabat bertanya, “Apa taman-taman surga itu?” “Majelis dzikir”, jawab beliau. 
(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi dari Anas bin Malik)

Amalan yang disukai Allah Ta'ala :
- Shalat tepat waktu
- Patuh kepada orang tua
- Jihad fisabilillah

2). Jalan-jalan menuju Jannah

Hadis dari Muadz bin Jabal, "Barangsiapa yang meninggal dan dia bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah dengan jujur dari hatinya, maka ia masuk surga." (HR. Imam Ahmad)

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa meninggal sedang ia mengetahui bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, ia masuk surga." (HR. Muslim)

Ada 3 kesimpulan dari syahadatain :
- Amalan qalbu : keyakinan kuat
- Amalan lisan : Dzikir, dakwah, berkata baik, dll.
- Amalan anggota badan : Mata, tangan, telinga, kaki.

Islam memiliki 8 langkah menuju Jannah:
5 (pertama) rukun Islam & 3 (terakhir) adalah amar ma'ruf, nahi mungkar, jihad fisabillah (Jihad : puncaknya ajaran Islam).

3). Kenalilah Neraka

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan  dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia  memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS. Ali 'Imrah : 185)

4. Jalan-jalan menuju api neraka
Mereka yang berperilaku kasar, kaku (tidak bisa menerima dakwah), sombong, tamak, pelit, syirik, berzinah, dll

5. Berfikir tentang kesuksesan di dunia

6. Jalan-jalan menuju kesuksesan dunia
Mereka yang pekerja keras, disiplin, taat pada peraturan, pandai menabung dan menyukai ilmu.

Muslim hanya membutuhkan 1 saja, yaitu perfeksionis (yang mencakup keseluruhan).

7. Kegagalan
Hindarilah kegalalan, putus asa, bergantung, dll. Belajarlah dari kegagalan.

8. Jalan-jalan menuju kegagalan


Ustadz yang menjadi pengasuh kajian Tauhid Radio DAKTA FM ini memberikan kesimpulan pada akhir materi :
1. Ada orang diberikan Oleh Allah, ilmu agama dan ilmu dunia, dia sukses dunia dan akherat.

2. Ada orang diberikan Oleh Allah, ilmu akherat, tapi tidak diberikan ilmu dunia, dia sukses akherat tetapi gagal dunianya.

3. Ada orang yang tidak diberikan ilmu akherat, tapi diberikan ilmu dunia, dia suksesdi dunia, namun gagal di akherat.

4. Ada orang yang tidak diberikan ilmu agama dan tidak pula diberikan ilmu dunia, dia gagal dunia dan akherat (seburuk-buruknya manusia).

Termasuk yang manakah diri kita?

KUNCI Jannah adalah DUA KALIMAT SYAHADAT (syahadatain), maka janganlah kamu mati dalam keadaan tidak beragama Islam !
Dan KENDARAAN menuju Jannah adalah KETAQWAAN !

Syarat jalan menuju Jannah terdapat dalam surat Ali 'Imran : 133-136

Kita membutuhkan ampunan Allah Ta'ala, maka bertaubatlah dan perbanyak doa :

"Ya Allah ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosaku, dan Rahmat-Mu lebih aku harapkan daripada amalku"


Demikian kajian Islam yang dimulai pukul 10.00 wib dan selesai menjelang adzan dzuhur berkumandang. Acara ini didukung oleh DKM Ar-Rahman Dan AQL Islamic Center.



Semoga bermanfaat
elenra

Kendaraan Menuju Jannah Kendaraan Menuju Jannah Reviewed by Era Elenra on 5:45 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.