Mengakrabi Al Quran

Al Quran adalah firman Allah. Karena itu bagi orang-orang yangingin dekat kepada Allah, perlu sekali dalam mengakrabi Al Quran. Karenamengakrabi Al Quran, artinya sama dengan mengakrabi Allah.

Adapun jalan untuk mengakrabi Al Quran itu antara lain:

1.       Membacanya

Al Quran seperti namanya berasal dari kara Qara’a - Yaqra’u- qur’anan. Yang artinya adalah membaca. Karena itu sudah sepantasnyalah AlQuran itu dibaca.

Bacalah walaupun engkau masih terbata-bata membacanya. Karenaorang yang terbata-bata dalam membaca, ia akan memperoleh pahala dua kali. Satuadalah pahala membaca Al Quran dan yang kedua adalah pahala untuk maumempelajari  Al Quran.

Belajarlah! Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Terutamabelajar Al Quran. Karena sebaik-baik diantara kita adalah orang yang belajar AlQuran lalu mengajarkannya.

Adapun ukuran membaca Al Quran menurut ulama adalahmengkhatamkannya selama sebulan. Atau selama seminggu. Atau selama tiga hari.Atau lebih dari itu.

Firman Allah:
“Sesungguhnya orang-orang yang selalumembaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezkiyang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam maupun terang-terangan,mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (Qs Fathir 35 ; 29)

2.       Memahaminya

Jalan kedua dalam mengakrabi Al Quran adalah memahaminnya.

Sungguh Al Quran itu adalah Al Huda. Ialah petunjuk ataupedoman hidup. Karena itu memahami Al Quran adalah suatu keniscayaan. Tanpamemahaminya, bagaimana mungkin kita dapat menjadikan Al Quran sebagai Imam..

Firman Allah:
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi AlQuran ataukah hati mereka terkunci?” (Qs Muhammad 47; 24)
Sungguh salah satu sebab membaca Al Quranmenjadi asyik adalah kita mengerti apa yang kita baca. Mengerti bagaimana Allahmenyapa kita melalui firmannya. Mendapatkan inspirasi dari kalimat-kalimat suciyang sarat makna. Serta memperoleh lautan hikmah Agung yang terkadung didalamnya.

Di awal telah disebutkan bahwa menurut ulamaukuran membaca Al Quran adalah mengkhatamkannya selama sebulan, atau seminggu,atau tiga hari atau lebih dari itu. Tetapi ada juga Ulama yang tidak khatammembaca Al Quran selama sebulan. Hal ini bukan menunjukkan bahwa ulama tersebutmalas, tetapi ulama tersebut membaca Al Quran seraya mentadaburinya. Ia mengulang-ulangsebuah ayat sampai paham benar, lalu melanjutkan mempelajari ayat yang lainnya.

3.      Mengamalkannya

Setelah kita tahu dan mengerti akan kebenaran itu. Bagaimanamungkin kemudian kita mengabaikannya?

Untuk apakah kita mempelajar Al Quran kalau bukan untukmengamalkanya?

Ilmu itu adalah apa yang diamalkan, bukan apa yangdiketahui.

Maka itulah hikmah Al Quran diturunkan secaraberangsur-angsur. Agar dapat diamalkan oleh para sahabat. Demikian juga kita,yang telah membacanya dan mengerti artinya. Maka seyogya kita wajibmengamalkannya.

Maka sangat merugilah orang yang memperoleh banyak ilmu,tetapi tidak dapat ia mengamalkannya.

4.       Menghafalnya

Jalan berikutnyaadalah kita menghafalkannya.

Adapun menghafalkan beberapa ayat Al Quran untuk membacanyadalam shalat fardhu hukumnya menurut ulama adalah wajib ‘ain. Sedangkanmenghafalkan keseluruhan Al Quran adalah wajib kifayah.

Tetapi yang pasti, Rasulullah sangat memuliakan orang yanghafal Al Quran. 

Orang yang hafal Al Quran, kata Rasulullah, adalah telah menyimpanIlmu Kenabian walaupun ia tidak diturunkan kitab.

5.       Menda’wahkannya.

Jalan berikutnya adalah menda’wahkannya kepada orang lain.Karena sebaik-baik manusia adalah orang yang mempelajari Al Quran lalumengajarkannya. Itulah seharusnya jalan kita yang sudah memahami Firman Allah.

Janganlah kita menjadi egois. Ingin shaleh sendirian.Seyogyanya anugrah petunjuk yang sudah kita dapatkan, juga kita bagi untukorang lain.
Masuk surga bersama-sama lebih indah, daripada masuk surgasendirian.

Semoga kita menjadi Ahlul Quran.



Wallahu ‘Alam bi shawab.

Mengakrabi Al Quran Mengakrabi Al Quran Reviewed by Ahmad Lamuna on 17.30 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.