Ketika Pembebasan Al Aqsa Semakin Dekat

Bismillahirrahmaannirrahiim


Spirit of Aqsa mengadakan Tatsqif Akbar ke-12 pada hari Ahad 22 Nopember 2015dengan mengusung tema "Ketika Pembebasan Al Aqsa Semakin Dekat"

Sebelum acara dimulai, para jamaah yang hadir disuguhkan berupa tayangan video Perjuangan para Mujahid Palestina. Bertempat di Aula AQL Islamic Center yang sejuk, sang moderator Ustadz Umar Makka Abu Fatih memberikan mukadimah. Beliau menceritakan sedikit tentang pecahnya Intifada ke-3 awal bulan Oktober 2015. Berawal dari dua pemuda Palestina yang di tembak mati oleh tentara Israel, hanya karena diduga telah menyerang prajurit Israel, saat itulah perlawanan dilakukan para pemuda Palestina.

Sebelum sampai pada tema materi yang akan diuraikan oleh pembicara, ada baiknya kita mengetahui arti dari Intifada. Dalam bahasa Arab, kata Intifada berasal dari kata Nafadla yang berarti gerakan, kebangkitan, kekuatan, perlawanan.

Sejak tahun 1987, telah terjadi tiga kali gerakan Intifada :
- Intifada Pertama, terjadi pada tanggal 9 Desember 1987, dan berakhir pada tahun 1993.
Intifada Kedua, pada tanggal 28 September 2000, sampai dengan tahun 2007. Intifada ini dipimpin oleh para Pejuang HAMAS.
- Intifada Ketiga kembali terjadi pada awal Oktober 2015, dan masih terus berlangsung hingga saat ini.
Menurut sebagian pengamat, para pelaku Intifada Al Quds atau disebut Intifada ke-3 adalah anak anak Muslimin Palestina yang berusia sekitar 20 tahun ke bawah. Yaitu, mereka yang lahir di tahun 90-an setelah terjadinya Perjanjian Oslo antara Israel dengan Palestina di tahun 1993.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut pemaparan yang disampaikan oleh Ustadz Ferry Nur, SSI
Sebagai seorang Muslim, kita wajib menolong saudara seiman yang berada dalam kesulitan, baik dengan harta maupun jiwa. Bila keduanya tidak mampu juga kita lakukan, bantuan paling kecil yang bisa kita berikan adalah doa. Itulah bantuan sekecilnya iman seorang Muslim. Dan membantu saudara saudara kita di Palestina adalah salah satu bentuk jihad.

"Siapa yang tidak pernah berjihad (fisabilillah) dan tidak pernah berniat berjihad (baik dengan diri maupun harta), maka mereka mati dalam keadaan munafiq." (HR. Muslim)

Palestina adalah Bumi yang diberkahi Allah Subhanallahu Ta'ala, sesuai hadist yang diriwayatkan berikut ini :

Dari Zaid bin Tsabit, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : 
"Keberuntungan bagi penduduk Syam,” maka kami bertanya : "Karena apa, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab,"Karena para malaikat membentangkan sayap-sayapnya kepada mereka (penduduk Syam)." (HR. At Tirmidzi)

Pembebasan Al Aqsa semakin dekat, kita tinggal menunggu waktunya tiba. Ibarat bunga, harumnya telah tercium, kita tinggal mencari sumber keharumannya (bunga tersebut).


Isyarat itu diabadikan dalam Al Qur'an dan Hadist :

1. Terdapat pada surat Al Isra' (17) : 5 - 6

Ayat ke-5
"Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana."

Ayat ke-6
"Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar."

Mereka (Generasi Abdullah) bermentalitas sebagai hamba Allah Ta'ala yang ber-akhlakul karimah (tingkah laku dan budi pekerti yang luhur yang diridhai-Nya), mengikuti sunnatullah, selalu membaca kitabullah (Panduan hidupnya adalah Qur'an), mereka itulah generasi yang mampu membebaskan Al Aqsa.

Ustadz yang pernah menjabat sebagai ketua KISPA (Komite Indonesia Untuk Solidaritas Palestina) periode 2009 - 2014 ini mengatakan, Al Aqsa selalu mengadakan program hafalan Al Qur'an. Program tersebut bukan di khususkan bagi remaja atau orang dewasa saja, tetapi juga bagi anak anak kecil Palestina saat mengisi liburan musim panas. Hanya dengan dua bulan saja mereka mampu menghafal 30 juz. Masya Allah

2. Nubuwat Nabi Muhammad SAW 

"Selalu ada sekelompok ummatku yang berperang dipintu-pintu Damaskus dan sekitarnya dan berperang di pintu-pintu Baitul Maqdis dan sekitarnya, tidak akan membahayakan mereka orang orang yang tidak peduli. Mereka tegak di atas kebenaran hingga datangnya hari kiamat." (HR. Abu Dawud)

'Auf bin Malik RA berkata, aku mendatangi Nabi SAW pada perang Tabuk. Beliau bersabda, "Aku menghitung enam hal (yang akan terjadi) sebelum kiamat : 1. Kematianku, 2. Pembebasan Baitul Maqdis, 3. Dua kematian yang disebabkan penyakit seperti penyakit di dada kambing, 4. Tersebarnya harta, sehingga seseorang diberi hingga 100 dinar (uang emas) namun ia tetap tidak ridha, 5. Terjadi fitnah dimana tidak ada rumah orang Arab yang tidak terkena fitnah, 6. Gencatan senjata antara kalian dan Bani Ashfar, tetapi mereka berkhianat lalu mendatangi kalian dengan 80 bendera, masing masing bendera ada 12.000 tentara..." (HR. Al Bukhari)

Melihat hadist shahih diatas, kematian Rasulullah telah terjadi, artinya hari akhir/ kiamat semakin dekat. Bahkan tanda tanda akhir zaman sudah bisa kita saksikan.


3. Terlibatnya semua lapisan Masyarakat dalam membela dan menjaga Masjid Al Aqsa

Intifada Al Quds menurut data dari Departemen Kesehatan Palestina memuncah sejak awal Oktober hingga Senin 16 Nopember 2015 tercatat sebagai berikut :

88 orang meninggal dunia (syuhada, in syaa Allah), termasuk 18 anak dibawah umur, 4 ibu-ibu, 10.000 luka-luka, 255 korban luka memar atau patah tulang, 25 korban akibat kebakaran, 983 luka akibat peluru tajam, 938 luka akibat peluru karet di Tepi Barat, 439 luka akibat peluru karet di Gaza, 416 anak menjadi korban.

Anehnya dunia bungkam! Bahkan Dewan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) tidak pernah bisa menggiring Israel ke Pengadilan Internasional.


4. Anak-anak turut berjuang dan berdoa

"Suatu ketika Umar RA melihat seorang anak berjalan di salah satu jalan Madinah. Umar membungkuk kepada anak tersebut seraya berkata. "Berdoalah Kepada Allah Yang Maha Penyayang untuk menyayangi kita."

Ada seorang sahabt bertanya. "Wahai Amirul Mu'minin, apakah anda meminta seorang anak untuk mendoakanmu, sedangkan anda sendiri termasuk satu dari sepuluh orang yang diberi kabar gembira masuk surga?"

Umar RA menjawab, "Ya, aku meminta doa kepadanya karena dia belum baligh dan qalam belum berlaku untuknya sehingga doanya mustajab. Sedangkan kita sudah dewasa dan qalam telah berlaku untuk kita."
(HR. As Sa'ilin, Anas Ismail, Abu Dawud)

Sebelum kajian Islam ini selesai, para jamah kembali menyaksikan video perjuangan Rakyat Palestina, kekejian tentara Zionis Israel dan kondisi terakhir Bumi Syam. Tidak tampak ketakutan atau kesedihan mendalam dari raut wajah Masyarakat dan pejuang Palestina. Seperti yang dikatakan oleh pembicara, bahwa mereka siap menjadi Syuhada. Sebaliknya, tentara Israel yang panik dan ketakutan manakala harus berhadapan dengan seorang wanita, anak anak dan para ibu. Di salah satu tayangan ada seorang wanita yang sedang melewati tentara Zionis Israel, kemudian wanita tersebut langsung di kepung dan di tembak mati dengan ketujuh senjata dari masing masing tentara! 

Demikian materi kajian yang berlangsung sejak pukul empat sore hingga menjelang adzan Magrib berkumandang. Di penghujung acara, panitia pelaksana menghimbau jamaah untuk memberikan dukungan Twitmob #call4intifada3 serentak mulai pukul : 20.00 wib. 
Bila twitmob bisa menjadi trending topic di Twitter, maka dunia akan melihat begitu besarnya dukungan Masyarakat Muslim Indonesia atas perjuangan Rakyat Palestina. Terlebih khusus memberikan semangat bagi para Mujahid dalam jihad fisabilillah.

Twitmob belumlah cukup, karena mereka masih sangat membutuhkan sandang, pangan dan obat-obatan. Apalagi sudah mendekati musim dingin. Berikanlah infak terbaik melalui Yayasan Pusat Peradaban Islam QQ Spirit of Aqsa ke BNI Syariah : 0345874115Atau melalui Yayasan/ Organisasi Islam lainnya yang menyalurkan bantuan langsung untuk saudara-saudara kita di Palestina. 

Berinfaklah sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib saudara saudara kita yang sedang berjuang mempertahankan tanah kelahiran dan tempat suci ketiga Umat Islam, Masjid Al Aqsa. Juga sebagai bentuk rasa syukur kita Kepada Allah Subhanllahu Ta'ala atas segala karunia serta rezeki yang diberikan-Nya. Semoga Allah Ta'ala meridhai.

Allah Ta'ala berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 261:
"Perumpamaan harta yang dinafkahkan di Jalan Allah seperti sebuah benih yang tumbuh menjadi tujuh tangkai; masing-masing tangkai berbuah seratus butir. Dan Allah melipatgandakan pahala kepada siapa saja yang Dia kehendaki."


Hingga tulisan ini dibuat, perlawanan di Bumi Syam masih terus berlangsung. Kemerdekaan adalah harga mati bagi Bangsa Palestina. Allahu Akbar !





Semoga bermanfaat
(Elenra A)
Ketika Pembebasan Al Aqsa Semakin Dekat Ketika Pembebasan Al Aqsa Semakin Dekat Reviewed by Ahmad Lamuna on 19.40 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.